"Jika kamu melihat Allah sedang memberikan karunia-Nya berupa kesenangan dunia kepada seseorang, sedang orang tersebut masih saja berbuat kemaksiatan, maka ketahuilah , itulah yang dinamakan istidraj." {HR.Ahmad}
Apa yang dimasud dengan istidraj? Istidraj adalah penundaan hukuman atau bisa juga kebinasaan yang Allah kenakan secara berangsur-angsur sedang orang tersebut tidak menyadarinya. Sadar-sadar ia sudah dalam kondisi pingsan dan tidak punya apa-apa lagi!.
Marilah kita renungkan firman Allah Swt didalam surah Al- An'aam ayat 44;
"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong , maka ketika itu mereka terdiam berputus asa."
Betul apa yang dikatakan Al-Qur'an,nafsu, dan setan, hanya menawarkan kehinaan, kedukaan, dan penderitaan.
" Setan menjajikan(menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." {QSAl-Baqarah;268}
Setan senantiasa menampakan keindahan terhadap setiap kemungkaran yang kita kerjakan dan menjauhkan kita kepada Allah, ketika perbuatan dosa dilakukan; zina,berjudi, mabuk-mabukan, dsb- enak betul terasa. Semua perbuatan dosa mengalir lancar dan seakan kita berteriak;
Inilah dunia! nikmati apapun yang kita inginkan. Tak ada yang bisa melarang. Inilah dunia! kita bebas melakukan apa saja, tak akan ada siksa kubur, tak akan pernah ada hari ahir!
Tapi ketika mata dibelalakkan akan terjadinya segala kemungkinan yang akan terjadi, barulah binaran mata dan gemerlapnya perhiasan setan akan berubah menjadi jeritan yang sangat menyayat hati.
Sekali lagi, tidak ada kebahagiaan setelah kemaksiaatan terbuat. Semuanya hanya dijanjikan kenikmatan semu oleh setan, sekadar melayangkan indra kepada keindahan dunia yang ternyata hanya angan-angan belaka!
"ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan,perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di aherat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenagan yang menipu." {Qs. Al-Hadiid;20}
Kalau sudah muncul kesusahan dan kepelikan hidup sebab hati yang busuk, benarlah lagi apa yang dikatakan Al-Qur'an , dan menjadi layak disebut kembali untuk menambah tadzkirah; ketika manusia tidak lagi menggunakan akal sehat dan hatinya, cendrung mengikuti nafsu, sombong dan serakah, maka dia bisa lebih rendah daripada binatang. Inilah rupanya yang jarang disadari oleh kebanyakan orang bila kesenangan tergenggam dan bila nafsu menjadi imam terdepan, bahwa lupa diri akan mengantarkan hilangnya kebebasan dan kehormatan.
Lupakan Allah,
Maka Dia pun akan melupakan kita
Segeralah mengingat Allah,
Dia-pun segera mengingat kita.
Minggu, 05 Januari 2014
Minggu, 29 Desember 2013
SELAMAT TAHUN BARU 2014
Jika tahun baru tiba, aku akan mengurung diri dikamar seharian,semalaman. Aku selalu takut akan keramaian, sebab dalam keramaian, manusia menari-nari dalam ombak nilai paling permukaan. Aku selalu sunyi dalam keriuhan,karena dalam keramaian, manusia hanya sekilas-sekilas memandang satu sama lain. Keramaian adalah gembok amat rapat bagi ilmu pengetahuan dan kedalaman.
Pijakan kaki didataran terjal dari tahun ketahun dari tempatmu masing-masing,juga aku dari tempatku sendiri-sendiri , tempat yang maaf, telah kupilih sendiri.
Apa do'a yang kupilih? aku mohon agar Indonesia segera menemukan akal sehatnya, semoga proses anti pembodohan dibantu oleh para malaikat, semoga demokratisasi tidak terlalu tahayul, semoga para pemimpin Islam selamat dari atmosfer "shumunbukmun" serta semoga semua manusia dan kelompok-kelompok manusia dibimbing menemukan "kebenaran sejati", dalam "Ilalah" yang sesungguh-sungguhnya.
Gusti Allah, kami adalah mahluk yang kau istemewakan, namun yang kami himpun adalah kebodohan. Tak sanggup kami temukan "Laa ilaaha", ketika berada dipasar, dikantor,ditoko-toko,dibiskop,dimana saja sehingga "Ilalah" kami kacau balau .
Gusti Allah, sampai hari inipun belum kami masuki surah Al-Ikhlas-MU, dalam kehidupan sehari hari , dalam politik, dalam kebudayaan,hukum, ekonomi, dan nurani.
Kami ini manusia pra-Ibrahim.
Dengan hati berdebar kumasuki 2014, tahun "furqan", tahun dikotomi,tahun polarisasi ekstrem, antara kegelapan dan cahaya.
Perkenankanlah aku memasuki "dunia puisi" (telah bertemu dengan-Mu kah rahasia puisi Qur'an dibalik setiap hurufnya). Sebab buat sementara puisilah yang menjaga kejujuranku,obyektivitasku,kejernihan, dan kesejahtaraanku.
Sudah lama Rabiah melambai-lambaikan tangannya kepadaku, dan kujawab "sebentar" aku masih harus menukangi lautan jilbab dan keluarga sakinah untuk umat yang butuh harga diri.
Sudah lama Rumi menggoda goda lagu kangen jiwa terdalamku, namun kujawab "tunggu dulu" aku masih harus berkeliling keliling menemani umat yang kurang disantuni umara dan ulamanya!
Sudah lama Khalil Gibran (yang diahir hayatnya menyunggi Al_Quran diubun-ubunya namun tak pernah diberitahukan orang kepada kita) berkata , "untuk apa kau memprimodialkan diri untuk umat yang belum tentu sungguh-sungguh menerimamu?untuk apa hampir kau tumpahkan seluruh tahun tahun hidupmu,tenaga, dan pikiranmu.
Engkau sisihkan karier dan hak kehidupan pribadimu untuk umat yang tanpa kepemimpinan dan engkau tak mampu mengubah keadaan itu, untuk orang-orang yang manis didepanmu, tetapi bisa menikam punggun dari belakangmu?"
Aku jawab, " tenanglah, Tuhan maha dalang, tersenyum dan tertawalah meskipun "rahasia sirrulah" dalam dirimu tak dipahami orang sehingga engkau difitnah dan dikutuk=kutuk...."
Kini kuikuti kaki lelah Rasullulah dan tubuhnya yang terluka dan berdarah sepulang dari Thaif. Kini kuucapkan do'a sebagaimana puisi Sahadat kembali yang beliau lantunkan. Rasullulah menangis diantara shalat-shalat malamnya, mengapa aku hanya sesekali saja menangis kepada-Mu ya Allah? aku cemburu kepada rohani Muhamad idolaku.----------
----------- kuletakkan diriku dijalanan sesak,tempat puisi-puisi tak berkostom. Sebab tubuhnya telah dipenuhi cahaya nurani dirinya sendiri , Jalanan sesak oleh sahabat-sahabatmu yang engkau remehkan , yang engkau najiskan, yang engkau kafirkan, yang tidak fasih mengucapkan ayat, yang engkau sebut "abangan" namun tidak bisa engkau jamin kaulitas keimanan iman mereka lebih rendah dari kemantapan dan pameran imanmu dalam formalisme-formalisme.
Engkau tak akan bisa membeli sikapku ini dengan uang berapun. Dengan air mata atau "backing" ayat-ayat yang nanti kusediakan diriku untuk berdebat denganmu tentang ayat-ayat itu, Mungkin kita akan saling kehilangan, dan jika kita ingin mengusir rasa kehilangan itu, mari kita selenggarakan perjanjian tunai .Perjanjian tunai antara kita semua penghuni "beranda" dan "halaman" masjid untuk berkata sesuatu,berbuat, menggugat, menuntut, dan mengontrol mereka mereka yang memimpin kita dari "kedalaman masjid" .
Atau barangkali,kita sama sekali tidak merasa kehilangan, sehingga terbuktilah secara realistis, pergiku kejalanan kembali ini tak salah adanya. {Emha Ainun Nadjib}.
Dipenghujung Tahun ini kami keluarga besar PAGUYUBAN BANYU MATARAM, PT. BANYU MATARAM BARATAMA mengucapkan selamat tahun baru 2014, semoga ditahun depan setiap langkah kita dalam mengarungi samudra kehidupan selalu dalam keberkahan Tuhan... Amiin.
Pijakan kaki didataran terjal dari tahun ketahun dari tempatmu masing-masing,juga aku dari tempatku sendiri-sendiri , tempat yang maaf, telah kupilih sendiri.
Apa do'a yang kupilih? aku mohon agar Indonesia segera menemukan akal sehatnya, semoga proses anti pembodohan dibantu oleh para malaikat, semoga demokratisasi tidak terlalu tahayul, semoga para pemimpin Islam selamat dari atmosfer "shumunbukmun" serta semoga semua manusia dan kelompok-kelompok manusia dibimbing menemukan "kebenaran sejati", dalam "Ilalah" yang sesungguh-sungguhnya.
Gusti Allah, kami adalah mahluk yang kau istemewakan, namun yang kami himpun adalah kebodohan. Tak sanggup kami temukan "Laa ilaaha", ketika berada dipasar, dikantor,ditoko-toko,dibiskop,dimana saja sehingga "Ilalah" kami kacau balau .
Gusti Allah, sampai hari inipun belum kami masuki surah Al-Ikhlas-MU, dalam kehidupan sehari hari , dalam politik, dalam kebudayaan,hukum, ekonomi, dan nurani.
Kami ini manusia pra-Ibrahim.
Dengan hati berdebar kumasuki 2014, tahun "furqan", tahun dikotomi,tahun polarisasi ekstrem, antara kegelapan dan cahaya.
Perkenankanlah aku memasuki "dunia puisi" (telah bertemu dengan-Mu kah rahasia puisi Qur'an dibalik setiap hurufnya). Sebab buat sementara puisilah yang menjaga kejujuranku,obyektivitasku,kejernihan, dan kesejahtaraanku.
Sudah lama Rabiah melambai-lambaikan tangannya kepadaku, dan kujawab "sebentar" aku masih harus menukangi lautan jilbab dan keluarga sakinah untuk umat yang butuh harga diri.
Sudah lama Rumi menggoda goda lagu kangen jiwa terdalamku, namun kujawab "tunggu dulu" aku masih harus berkeliling keliling menemani umat yang kurang disantuni umara dan ulamanya!
Sudah lama Khalil Gibran (yang diahir hayatnya menyunggi Al_Quran diubun-ubunya namun tak pernah diberitahukan orang kepada kita) berkata , "untuk apa kau memprimodialkan diri untuk umat yang belum tentu sungguh-sungguh menerimamu?untuk apa hampir kau tumpahkan seluruh tahun tahun hidupmu,tenaga, dan pikiranmu.
Engkau sisihkan karier dan hak kehidupan pribadimu untuk umat yang tanpa kepemimpinan dan engkau tak mampu mengubah keadaan itu, untuk orang-orang yang manis didepanmu, tetapi bisa menikam punggun dari belakangmu?"
Aku jawab, " tenanglah, Tuhan maha dalang, tersenyum dan tertawalah meskipun "rahasia sirrulah" dalam dirimu tak dipahami orang sehingga engkau difitnah dan dikutuk=kutuk...."
Kini kuikuti kaki lelah Rasullulah dan tubuhnya yang terluka dan berdarah sepulang dari Thaif. Kini kuucapkan do'a sebagaimana puisi Sahadat kembali yang beliau lantunkan. Rasullulah menangis diantara shalat-shalat malamnya, mengapa aku hanya sesekali saja menangis kepada-Mu ya Allah? aku cemburu kepada rohani Muhamad idolaku.----------
----------- kuletakkan diriku dijalanan sesak,tempat puisi-puisi tak berkostom. Sebab tubuhnya telah dipenuhi cahaya nurani dirinya sendiri , Jalanan sesak oleh sahabat-sahabatmu yang engkau remehkan , yang engkau najiskan, yang engkau kafirkan, yang tidak fasih mengucapkan ayat, yang engkau sebut "abangan" namun tidak bisa engkau jamin kaulitas keimanan iman mereka lebih rendah dari kemantapan dan pameran imanmu dalam formalisme-formalisme.
Engkau tak akan bisa membeli sikapku ini dengan uang berapun. Dengan air mata atau "backing" ayat-ayat yang nanti kusediakan diriku untuk berdebat denganmu tentang ayat-ayat itu, Mungkin kita akan saling kehilangan, dan jika kita ingin mengusir rasa kehilangan itu, mari kita selenggarakan perjanjian tunai .Perjanjian tunai antara kita semua penghuni "beranda" dan "halaman" masjid untuk berkata sesuatu,berbuat, menggugat, menuntut, dan mengontrol mereka mereka yang memimpin kita dari "kedalaman masjid" .
Atau barangkali,kita sama sekali tidak merasa kehilangan, sehingga terbuktilah secara realistis, pergiku kejalanan kembali ini tak salah adanya. {Emha Ainun Nadjib}.
Dipenghujung Tahun ini kami keluarga besar PAGUYUBAN BANYU MATARAM, PT. BANYU MATARAM BARATAMA mengucapkan selamat tahun baru 2014, semoga ditahun depan setiap langkah kita dalam mengarungi samudra kehidupan selalu dalam keberkahan Tuhan... Amiin.
Sabtu, 28 Desember 2013
MENGUBAH HIDUP DAN MENINGGIKAN DERAJAT
Dan pada sebagian malam hari shalat tahajutlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu
Mudah-mudahan Tuhan-Mu mengakat kamu ketempat yang terpuji { Qs. Al-Israa: 79}
Mudah-mudahan Tuhan-Mu mengakat kamu ketempat yang terpuji { Qs. Al-Israa: 79}
Minggu, 08 Desember 2013
Raja Siang Mau Berpulang
Kemanakah Ia dikembalikan? ketika bulan bertugas menjaga malam
Dan kemana gelap itu menghilang? ketika mentari dikembalikan besok
Sesungguhnya Tuhanmulah yang menguasai semua itu. Tuhan yang memelihara dua timur
dan Tuhan yang memelihara dua barat. [ Ar-Rahman :17]
Shalawat Pembuka Pintu Rejeki
ALLAAHUMMA SHALLI WA SALLIM WA BAARIK ' ALAA SAYIDINAA MUHAMMADIN WA'ALAA AALIHI BI'ADADI ANWAA'IR RIZQI WALFUTUUHAATI. YAA BAASITHAL LADZII YABSUTHUR RIZQA LIMAN YAS YAA'U BIGHAIRI HISAABIN, UBSUTH'ALAINA RIZQAN WAASI'AN MIN KULLI JIHATIN MINJAMII'I GHAIBIKA BIGHAIRI MINNATI MAKHUUQIN , BIMAKHDHI FA-DHLIKA WAKARAMIKA YAA RAHMAANU
Artinya ;
"Wahai Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah kepada junjungan kami Nabi Muhamad saw. Dan kepada keluarga beliau sebanyak hitungan segala macam rejeki dan pintu(nya). Wahai dzat yang melapangkan rejeki yang telah melapangkan rejeki kepada kepada orang yang egkau kehendaki dengan tanpa disangka-sangka . Lapangkanlah (anugrahkanlah) rejeki yang luas kepada kami dari setiap arah perbendaharaan-Mu yang ghaib dengan tiada mahluk lain yang mengundat-undat (sebab iri hati) hanya karena anugrah dan kemurahan-Mu (semata) wahai dzat yang Maha Pemurah."
Khasiatnya;
- Bisa melapangkan rejeki.
- Bisa memperoleh rejeki yang datangnya tidak terduga.
Cara Mengamalkannya;
Hendaklah shalawat tersebut diatas dibaca secara rutin sebagai wirid setiap selesai mengerjakan shalat lima waktu,sekurang-kurangnya dibaca sepuluh kali. Dengan pertolongan Allah Insyaallah Anda akan melihat hasilnya.
Sabtu, 07 Desember 2013
Di Undang Allah
Banggayaaaa di undang Gebenur, Prisiden, orang kaya....
Tapi ngak bangga dundang Allah..????
Allah mengundang kita, memanggil kita lewat azannya muadzin. Lewat pangilan shalat. Ngak tanggung-tanggung Allah memanggil langsung kita untuk datang "kediaman-Nya".Kerumah-Nya, keistana-Nya, kemesjid-Nya. Kita diistimewakan, bisa datang sebelum waktunya, dan dilayani oleh Allah dengan Allah menerima langsung siapa yang mau shalat duluan. Disediakan oleh Allah shalat sunah tahiyatul mesjid, sebelum tiba shalat fardhunya.Sebagai grand meting sama Allah, dan kita diperbolehkan olehnya berdoa, sebelum berdoa setelah menyembah-Nya, diwaktu shalat fardhu datang, dengan melaksanakan shalat fardhu,Allah jamu kita tanpa membeda-bedakan siapa kita, siapa yang duluan datang,bisa dishaf 1, silahkan dishaf 1, dan Allah tak membatasi waktunya. Silahkan jika ingin berlama-lama. Subhaanallah....
Tapi kita ngak memenuhi undangan Allah ini
Kalaupun memenuhi undangan-Nya, tapi datangnya ngak sepenuh hati,datangnya tidak dengan badan yang wangi, datangnya tidak dengan pakaian yang bersih, datangnya males-malesan, datangnya dengan sisa energi terahir, dalam keadaan letih, plus ngantuk.
Sekali lagi Allah mengundang kita untuk shalat,untuk menghadap-Nya, bertemu dengan-Nya,dan kita ini diundang-Nya untuk langsung datang ke istana-Nya, kemasjid-Nya. tapi yaaa ampun .... kita ini benar-benar ngak kenal Allah, ngak kenal dengan istana-Nya, ngak kenal dengan Masjid-Nya. Maka jadilah seperti yang saya tulis ini. Dan ini terjadi sama diri saya ya Allah...
Maka tulisan ini untuk saya...
Ampuni saya yaa Allah, Dan ampuni semua orang yang telah melalaikan panggilan-Mu, melalaikan undangan-Mu, Ampuni kami yang telah menyepelekan shalat 5 waktu. Jika undangan yang berkuasa yang kaya begitu kita perhatikan, kami berlakukan sebagai undangan yang sangat istemewa, maka kami malu yaa Allah,kami beristighfar. Macam apa kami memperlakukan-Mu? dan undangan-Mu? Yaa Allah kami memohon maaf-Mu...
Seperti kita mendatangi orang kaya atau yang berkuasa, harusnya lebih dari itu kita datang kepada Allah, dan perhatikan adabnya dalam menghadap Allah.
Tapi ngak bangga dundang Allah..????
Allah mengundang kita, memanggil kita lewat azannya muadzin. Lewat pangilan shalat. Ngak tanggung-tanggung Allah memanggil langsung kita untuk datang "kediaman-Nya".Kerumah-Nya, keistana-Nya, kemesjid-Nya. Kita diistimewakan, bisa datang sebelum waktunya, dan dilayani oleh Allah dengan Allah menerima langsung siapa yang mau shalat duluan. Disediakan oleh Allah shalat sunah tahiyatul mesjid, sebelum tiba shalat fardhunya.Sebagai grand meting sama Allah, dan kita diperbolehkan olehnya berdoa, sebelum berdoa setelah menyembah-Nya, diwaktu shalat fardhu datang, dengan melaksanakan shalat fardhu,Allah jamu kita tanpa membeda-bedakan siapa kita, siapa yang duluan datang,bisa dishaf 1, silahkan dishaf 1, dan Allah tak membatasi waktunya. Silahkan jika ingin berlama-lama. Subhaanallah....
Tapi kita ngak memenuhi undangan Allah ini
Kalaupun memenuhi undangan-Nya, tapi datangnya ngak sepenuh hati,datangnya tidak dengan badan yang wangi, datangnya tidak dengan pakaian yang bersih, datangnya males-malesan, datangnya dengan sisa energi terahir, dalam keadaan letih, plus ngantuk.
Sekali lagi Allah mengundang kita untuk shalat,untuk menghadap-Nya, bertemu dengan-Nya,dan kita ini diundang-Nya untuk langsung datang ke istana-Nya, kemasjid-Nya. tapi yaaa ampun .... kita ini benar-benar ngak kenal Allah, ngak kenal dengan istana-Nya, ngak kenal dengan Masjid-Nya. Maka jadilah seperti yang saya tulis ini. Dan ini terjadi sama diri saya ya Allah...
Maka tulisan ini untuk saya...
Ampuni saya yaa Allah, Dan ampuni semua orang yang telah melalaikan panggilan-Mu, melalaikan undangan-Mu, Ampuni kami yang telah menyepelekan shalat 5 waktu. Jika undangan yang berkuasa yang kaya begitu kita perhatikan, kami berlakukan sebagai undangan yang sangat istemewa, maka kami malu yaa Allah,kami beristighfar. Macam apa kami memperlakukan-Mu? dan undangan-Mu? Yaa Allah kami memohon maaf-Mu...
Seperti kita mendatangi orang kaya atau yang berkuasa, harusnya lebih dari itu kita datang kepada Allah, dan perhatikan adabnya dalam menghadap Allah.
Jumat, 06 Desember 2013
Keutamaan Shalat Sunah Taubat
Dari Asma bin Al-Hakam Al-Fazari, aku pernah mendengar Ali Rodiyallahu 'anhu berkata :
Sesungguhnya aku adalah seseorang yang jika mendengar sebuah hadist dari Rasullulah, maka Allah memberiku mamfaat dari hadist tersebut sesuai dengan kehendak-Nya untuk memberi mamfaat kepadaku. Dan jika ada seseorang dari sahabatnya menyampaikan hadist maka aku akan memintanya bersumpah. Jika dia mau bersumpah kepadaku, maka aku akan membenarkannya. Sesungguhnya Abu Bakar telah memberitahuku, dan Abu Bakar adalah seseorang yang jujur , dia bercerita aku pernah mendengar Rasullulah bersabda; Tidaklah seseorang telah melakukan perbuatan dosa, lalu dia bangun (bangkit) dan bersuci, kemudian melaksanakan shalat ,setelah itu memohon ampunan kepada Allah, melainkan Allah akan memberikan ampunan kepadanya. Kemudian beliau membaca ayat : Dan( juga) orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiyaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah; dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
[ Al-Imran: 135 ]
Sesungguhnya aku adalah seseorang yang jika mendengar sebuah hadist dari Rasullulah, maka Allah memberiku mamfaat dari hadist tersebut sesuai dengan kehendak-Nya untuk memberi mamfaat kepadaku. Dan jika ada seseorang dari sahabatnya menyampaikan hadist maka aku akan memintanya bersumpah. Jika dia mau bersumpah kepadaku, maka aku akan membenarkannya. Sesungguhnya Abu Bakar telah memberitahuku, dan Abu Bakar adalah seseorang yang jujur , dia bercerita aku pernah mendengar Rasullulah bersabda; Tidaklah seseorang telah melakukan perbuatan dosa, lalu dia bangun (bangkit) dan bersuci, kemudian melaksanakan shalat ,setelah itu memohon ampunan kepada Allah, melainkan Allah akan memberikan ampunan kepadanya. Kemudian beliau membaca ayat : Dan( juga) orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiyaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah; dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
[ Al-Imran: 135 ]
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
.jpg)