Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu (Qs.Annisaa ayat 1).
Perbuatan dosa adalah masalah. Nutup rizki. Padahal kita pengen rizki. Pengen berkah urusan apa saja.
Berkah tu gini simpelnya; punya penghasilan 1juta, anak 5, tapi cukup aja. Malah masih bisa buat nabung. Ada orang yang duitnya banyak, tapi utangnya juga bejibun. Tiap hari puyeng . Kayak dikejar dan mengejar sesuatu yang kagak jelas.
Nah diurusan tauhid, kenapa manusia bisa berdosa?bisa berbuat maksiat? Salah satu sebabnya adalah ketiadaan ilmu bahwa Allah itu menjaga dan mengawasi kita. Kita ga paham, bahwa kita ngak bakalan bisa lepas dari pengawasan Allah.
Coba andai kita selalu merasa selalu ada Allah mengawasi kita, Insya Allah kita selamat lahir batin. Minimal kita ngak akan mau makan duit haram,nyakitin orang, ngelukai perasaan orang, ngerugiin orang. Sebab urusannya bukan cuma hanya pada orang yang dirugikan, tapi juga kepada Allah langsung.
Coba miliki perasaan selalu diawasi Allah, dilihat Allah, dijaga Allah,di dengar Allah. Sehingga timbul rasa sungkannya, rasa takutnya, rasa malunya, rasa ngak enaknya.
Senin, 27 Januari 2014
Sabtu, 25 Januari 2014
Ribet
Pagi jadi siang, siangpun jadi malam. Malampun berpanjang panjang, tembus lagi pagi. Ngak jadi kaya juga, malahan masuk angin.
Ribet bin panjaaaaaang....., itulah perjalanan manusia yang jauh dari Allah.
Solusi itu Allah yang punya, jawaban Allah juga yang punya, mintalah Allah yang carikan, jangan cari sendiri.
Ada seorang ibu yang cinta sama anaknya, Ia tenteng anaknya keorang kaya ini, keorang kaya itu. Dan ahirnya malah menjadi kebiasaan. Ia hinakan dirinya untuk anaknya. Bagus sih, tapi andai ibu ini tidak menghinakan dirinya dan anaknya. Lalu bawaannya ke Allah saja, bisa jadi hidup ibu dan anaknya ini akan berubah. Ia tidak cari orang kaya, tapi ia cari pencipta orang kaya, ia tidak mencari harta orang kaya, tapi ia mencari pemilik harta orang kaya.
Maka kita mendapati banyak sekali ibu dinegri ini yang tenang sekali. Kakinya tidak pernah ia bawa untuk mendatangi pintu-pintu rumah orang kaya. Ia datangi Allah saja. Efektif,efeksien. Tapi sekali anaknya ketolong, ketolongnya sampai S2,sampai S3, dan kemudian mengakat derajat dia sebagai ibunya.
Allahu akbar.
Ribet bin panjaaaaaang....., itulah perjalanan manusia yang jauh dari Allah.
Solusi itu Allah yang punya, jawaban Allah juga yang punya, mintalah Allah yang carikan, jangan cari sendiri.
Ada seorang ibu yang cinta sama anaknya, Ia tenteng anaknya keorang kaya ini, keorang kaya itu. Dan ahirnya malah menjadi kebiasaan. Ia hinakan dirinya untuk anaknya. Bagus sih, tapi andai ibu ini tidak menghinakan dirinya dan anaknya. Lalu bawaannya ke Allah saja, bisa jadi hidup ibu dan anaknya ini akan berubah. Ia tidak cari orang kaya, tapi ia cari pencipta orang kaya, ia tidak mencari harta orang kaya, tapi ia mencari pemilik harta orang kaya.
Maka kita mendapati banyak sekali ibu dinegri ini yang tenang sekali. Kakinya tidak pernah ia bawa untuk mendatangi pintu-pintu rumah orang kaya. Ia datangi Allah saja. Efektif,efeksien. Tapi sekali anaknya ketolong, ketolongnya sampai S2,sampai S3, dan kemudian mengakat derajat dia sebagai ibunya.
Allahu akbar.
Rabu, 15 Januari 2014
Hingga Fajar Merekah
Allah datang kelangit dunia, dari pertengahan malam.
Hingga saat fajar merekah.
Semoga kita dikasih taufik dan hidayah-Nya, untuk menyambut kedatangan Allah lewat shalat-shalat malam. Siapapun kepengin berubah; dari bodoh menjadi alim, dari miskin menjadi kaya, dari kekurangan menjadi dermawan, dari hidup penuh masalah menjadi hidup penuh berkah, dari jahat menjadi baik, dari senang berbuat maksiat menjadi taubat, dari hidupnya jauh dengan Allah menjadi dekat, dari hidup terlilit hutang jadi lepas beban hutangnya, dari sering hilang hartanya menjadi tawakal dan ikhlas, dan seterusnya keadaan yang dikendaki berubah menjadi lebih baik. Terutama dari kondisi penuh dengan dosa,susah didalam kuburnya nanti, tersesat dipadang masharnya, repot diyaumil ahirnya, jadi betul-betul mendapat ampunan,rahmat, dan kemudahan dari Allah. Shalat malam adalah sebagai kekuatan pengubah.
Yaa Allah, saya kepengen dicatat sebagai orang-orang yang mau dan mampu menghidupkan malam, yaa Allah bikin saya bisa bangun malam, dalam keadaan lapang,enteng, sehat, cukup rizki, dan bisa mencukupkan rizki yang lain. Bangunin....yaaa, bangunin juga istri/suami, anak-anak kami, dan siapa saja yang niat menghidupkan malam-malam-Mu.
Hingga saat fajar merekah.
Semoga kita dikasih taufik dan hidayah-Nya, untuk menyambut kedatangan Allah lewat shalat-shalat malam. Siapapun kepengin berubah; dari bodoh menjadi alim, dari miskin menjadi kaya, dari kekurangan menjadi dermawan, dari hidup penuh masalah menjadi hidup penuh berkah, dari jahat menjadi baik, dari senang berbuat maksiat menjadi taubat, dari hidupnya jauh dengan Allah menjadi dekat, dari hidup terlilit hutang jadi lepas beban hutangnya, dari sering hilang hartanya menjadi tawakal dan ikhlas, dan seterusnya keadaan yang dikendaki berubah menjadi lebih baik. Terutama dari kondisi penuh dengan dosa,susah didalam kuburnya nanti, tersesat dipadang masharnya, repot diyaumil ahirnya, jadi betul-betul mendapat ampunan,rahmat, dan kemudahan dari Allah. Shalat malam adalah sebagai kekuatan pengubah.
Yaa Allah, saya kepengen dicatat sebagai orang-orang yang mau dan mampu menghidupkan malam, yaa Allah bikin saya bisa bangun malam, dalam keadaan lapang,enteng, sehat, cukup rizki, dan bisa mencukupkan rizki yang lain. Bangunin....yaaa, bangunin juga istri/suami, anak-anak kami, dan siapa saja yang niat menghidupkan malam-malam-Mu.
Selasa, 14 Januari 2014
Mengharap Sama Allah.
Allahlah tempat berharap,semua yang punya harapan.
Coba, kepada siapa lagi mereka yang punya hutang berharap?
Kepada manusia?
Sehingga sebenarnya, bukan terbayar hutangnya.
Melainkan bayar hutang, dengan tambah besar hutangnya.
Kepada siapa yang punya hutang, lalu bisa mengadu dengan aman,tenang,menenangkan? selain kepada Allah?
Ketika mengadu kepada manusia, yang ada hanyalah tambahan kepusingan,tambahan masalah, sebab dia juga barangkali mempunyai masalah.
Dan siapa juga yang siap menerima aduan, keluhan, setiap saat?
Ga ada, kecuali Allah.
Allah bisa memberikan kesejukan hati. Allah bisa memberikan kesejukan hati, rasa tenang, dan Allah akan kuatkan batin.
Dan Allah akan bukakan harapan demi harapan. Bagi sesiapa yang menaruh harap kepada-Nya. Allah akan mewujudkan harapan itu.
Sementara jika ada manusia yang berharap selain kepada Allah,Allah akan patahkan harapan itu. Sehingga dia berputus asa dan barulah memanggil Allah sepenuh-penuhnya harapan. "Ya Allah hanya engkaulah satu-satunya harapan"... begitu biasanya rintihan mereka yang sudah ngak punya harapan selain hanya berharap kepada Allah.
Mereka yang uangnya diluar. Uangnya ditangan orang. Mereka yang proyeknya gagal. Mereka yang kemudian mempunyai masalah yang katanya sebab kejadian demi kejadian yang tak bisa dikontrolnya. Mereka yang segalanya dari harapan uang yang akan kembali,proyek yang bakal terbayar. Lalu tiba-tiba musnah itu semua, kemana kemudian mereka akan berharap? kecuali merintih dengan lirih kepada Allah.
Bahkan saat kita berlumpur dosapun, Allah tetap membuka diri-Nya untuk kita.
Ya saat semua pintu tertutup, Allah membuka pintu-Nya. Allah memanggil bagi semua yang kehilangan harapan, agar penuh berharap kepada-Nya.
Allah ngak minta apa-apa dari yang memiliki harapan. Allah hanya hanya minta mereka percaya bahwa Allah punya banyak keajaiban yang diperlukan oleh mereka.
Mereka meminta ampun kepada Allah, lantas mereka shalat dan berdoa, lalu bersabar. Menerima dulu semua kejadian dengan lapang dada,ikhlas dan bersyukur. Sementara Allah membereskan masalah kita satu persatu,sehingga terurai semua masalah,selesai semua kesulitan, teratasi semua kesulitan. Teratasi semua kesusahan.
Saat tak ada lagi yang bisa dilakukan, ambilah air wudhu, shalatlah, berdo'a, dan bersabarlah.
Sementara Allah membereskan masalah kita, terima dulu semua kejadian,istirahatkan otak, jangan banyak bertanya dulu,tenangkan hati. Katakan; "ngak apa saat ini susah, saat ini banyak masalah, ngak apa saat ini banyak kehilangan banyak hal, Ngak apa. Saya udah serahkan semuanya kepada Allah. Yang terjadi biarlah dulu terjadi. Asal Allah sudah tahu dan sudah saya serahkan. Dan terserah Allah saja dulu saya ini musti apa, dan musti gimana".
Senin, 13 Januari 2014
Simpel
Simpel hidup ini sebenarnya. Yakni saat kita benar-benar bertuhan kepada Allah. Bukan bertuhan selain dengannya.
Hidup jadi sebaliknya, bisa ribet bin panjang,jika ahirnya tuhannya bukan Allah. Seorang sahabat saya yang pengusaha sharing kepada saya. Saya belajar dari beliau,180 proposal beliau tebar. Beliau datangi para pemilik modal, sebagian ada yang menerima kedatangan beliau tanpa folow up yang jelas. Sebagian lagi hanya membuatnya lelah dan letih.
Hingga ahirnya beliau mendatangi Allah.
Ia bawa proposal itu kepada Allah, ia minta ampun, udah banyak melalaikan shalat,jauh dari ngaji,ngak sedekah,doa, ngak pernah tahajut, dhuha.......dia minta ampun sama Allah, minta pertolongan Allah, minta ditunjukin jalan.
Alhamdulilah katanya,ahirnya beliau diketemuin sama rekan bisnis yang ahirnya perusahaan beliau berkembang sangat pesat. Ketika Saya ketemu dengan beliau, Subhanallah..., tidak bisa lagi beliau dibilang jadi pengusaha ecek-ecek.
Ia mengaku tidak meninggalkan kebiasaanya tuk bermujahadah,duduk menyepi dengan Allah, ngak tau hati ini tentram aja. Praktis ngak permintaan baru tentang dunia, semua cukup dah. Hanya saya ngak mau ninggalin kebiasaan lama saya dulu ketika hidup saya susah, kata sahabat saya. Kini saya udah diberi kelapangan dari Allah, masa saya ngak terus merapat dengan Allah.
Dari sahabat saya itu saya dapat pelajaran...., elo bro udah punya sebaik-baiknya pemodal dan pembuka jalan yaitu Allah...., datangin aja Allah.
Hidup jadi sebaliknya, bisa ribet bin panjang,jika ahirnya tuhannya bukan Allah. Seorang sahabat saya yang pengusaha sharing kepada saya. Saya belajar dari beliau,180 proposal beliau tebar. Beliau datangi para pemilik modal, sebagian ada yang menerima kedatangan beliau tanpa folow up yang jelas. Sebagian lagi hanya membuatnya lelah dan letih.
Hingga ahirnya beliau mendatangi Allah.
Ia bawa proposal itu kepada Allah, ia minta ampun, udah banyak melalaikan shalat,jauh dari ngaji,ngak sedekah,doa, ngak pernah tahajut, dhuha.......dia minta ampun sama Allah, minta pertolongan Allah, minta ditunjukin jalan.
Alhamdulilah katanya,ahirnya beliau diketemuin sama rekan bisnis yang ahirnya perusahaan beliau berkembang sangat pesat. Ketika Saya ketemu dengan beliau, Subhanallah..., tidak bisa lagi beliau dibilang jadi pengusaha ecek-ecek.
Ia mengaku tidak meninggalkan kebiasaanya tuk bermujahadah,duduk menyepi dengan Allah, ngak tau hati ini tentram aja. Praktis ngak permintaan baru tentang dunia, semua cukup dah. Hanya saya ngak mau ninggalin kebiasaan lama saya dulu ketika hidup saya susah, kata sahabat saya. Kini saya udah diberi kelapangan dari Allah, masa saya ngak terus merapat dengan Allah.
Dari sahabat saya itu saya dapat pelajaran...., elo bro udah punya sebaik-baiknya pemodal dan pembuka jalan yaitu Allah...., datangin aja Allah.
Rabu, 08 Januari 2014
10 Perenungan Bersama
Koreksi diri,jujur diri, dan perbaiki. Insya Allah, kehidupan yang gelap akan kembali terang.
Mari kita sama-sama renungkan hal-hal berikut ini ;
Mari kita sama-sama renungkan hal-hal berikut ini ;
- Merenungkan jangan-jangan kita sudah menjadi orang-orang yang mempersukutukan Allah.
- Merenungkan apakah diri kita pernah menyusahkan orang,atau malah gemar menyusahkan orang.
- Merenungkan adakah masalah antara kita dengan orang tua.
- Merenungkan apakah larangan zina sudah kita langgar.
- Merenungkan shalat kita dan kualitasnya.
- Merenungkan jangan-jangan kita termasuk orang-orang yang kufur nikmat, atau lupa diri.
- Merenungkan apakah kehidupan kita berbalut dengan rezeki haram.
- Merenungkan kekayaan kita,kesuksesan kita, kesenangan kita. Apakah kita kemudian berbagi, atau kita nikmati sendiri.
- Merenungkan apakah kita dekat dengan minum-minuman yang Allah haramkan.
- Merenungkan apakah judi menjadi bagian dari kehidupan kita atau tidak.
Yang mana bila salah satu urutan dosa diatas dilanggar, maka pasti akan membuat kita menjadi susah. Bila tidak di dunia ini, ya di aherat kelak. Kecuali mungkin dosa syirik, yang tidak dipungkiri menjadi urutan pertama tingkatan dosa, diatas dosa yang lain.
Koreksi diri (muhasabah), adalah sepenting ikhtiar perbaikan diri itu sendiri. Sedangkan tidak ada yang dinamakan perbaikan jika tidak tahu apa yang mesti diperbaiki.
Kaya Atau Miskin Itu Takdir Atau Pilihan???
Sekitar 5% penduduk dunia mengakangi 80% kekayaan dunia, apa itu kebetulan? apa itu takdir?
Banyak orang yang berpendapat bahwa kaya atau miskin itu adalah takdir, padahal ;
Dimana Dia dapat meneruskan ketetapan itu, mengubahnya atau menghapusnya.
Ringkasnya bila Dia telah berkenan, maka takdirpun masih bisa dirubah dengan trilogi doa,ibadah, dan ikhtiar, nah terjawablah sudah.
Banyak orang yang berpendapat bahwa kaya atau miskin itu adalah takdir, padahal ;
- Pada dasarnya Dia hanya memberikan kekayaan dan kecukupan, Dia tidak pernah memberikan kemiskinanan.
- Ketika kalah dalam perang , Nabi segera intropeksi diri dan mengoreksi timnya. Bukan mencari-cari alasan dan menyalahkan takdir. Kekalahan itu buah dari doa ,ibadah, dan ikhtiar manusia.
- Demikian pula kemiskinan, itu buah dari doa,ibadah, dan ikhtiar manusia.
- Jadi kaya atau miskin itu pilihan, bukan takdir.
Dimana Dia dapat meneruskan ketetapan itu, mengubahnya atau menghapusnya.
Ringkasnya bila Dia telah berkenan, maka takdirpun masih bisa dirubah dengan trilogi doa,ibadah, dan ikhtiar, nah terjawablah sudah.
- Berhentilah menyalah-nyalahkan nasib,takdir dan Allah.
- Berhentilah menyalahkan kebijakan pemerintah,sistem pendidikan, latar belakang keluarga, atau siapapun.
- Para pecundang mengangap orang lainlah yang bertanggung jawab atas kehidupannya.
- Para pemenang sebaliknya, dirinya sendirilah yang harus bertanggung jawab atas kehidupannya.
- Anda adalah penanggung jawab atas kehidupan anda,termasuk atas kekayaan atau kemiskinan anda.
Langganan:
Postingan (Atom)