Rabu, 04 Juni 2014
Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah Bongkar Bukti Prabowo Tidak Pernah Dipecat
Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah yang juga seorang legislator tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (kalsel) menyatakan isu tentang Prabowo Subianto dipecat dari kesatuan militer merupakan fitnah". Isu tentang Prabowo dipecat bukan cuma menyesatkan, tapi juga merupakan fitnah", tandasnya menjawab pertanyaan wartawan yang tergabung dalam Journalist Parliament Community (JPC), Kalsel Selasa (3/6?2014).
Mantan Komandan Korem Bone Sulawesi Selatan itu cerita panjang lebar tentang mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Daerah (KOSTRAD) tersebut , seraya menunjuk bukti -bukti tak ada pemecatan terhadap Prabowo.
Alumnus Akadmi Mileter Nasional (AMN) tahun 1973 itu menerangkan bahwa aturan militer atau TNI-AD sudah baku, antara lain pemecatan seseorang Perwira Tinggi harus melalui Makamah Militer (Mahmil).
Selain itu, tidak berhak lagi menerima gaji/pensiun, serta memakai gelar kepangkatan, lanjut alumnus AMN seangkatan dengan bapak SBY yang kini Presiden RI saat ini.
" Nah sedangkan Prabowo, tak pernah di Mahmilkan, serta masih mendapatkan uang pensiun, dan bisa memakai gelar kepangkatan Letnan Jendral Purnawirawan," lanjut pensiunan perwira menengah TNI-AD itu.
" Memang dulu selalu ada rongrongan terhadap karer putra dari Soemitro Hadijojo Koesomo, seorang pendekar ekonomi Indonesia yang terkenal hingga kenegri jiran atau manca negara" ungkapnya.
Nasib Alamsyah yang kini ketua DPRD Kalsel, menyakini pasangan Prabowo-Hatta bakal menjadi Presiden Republik Indonesia 2014-2019.
" Insya Allah, Prabowo-Hatta jadi Presiden dan Wakil presiden RI", katanya.
Sumber; www.suaranews.com/2014/06/kolonel-nasib-alamsyah-bongkar-bukti.html
Tim Prabowo ucapkan Terima Kasih Ke Hendropriyono
Mendekati 9 juli 2014, aksi saling tuding antar tim pemenang calon presiden semakin kencang. Salah satunya datang dari mantan kepala Intelijen Negara (BIN), Am Hendropriyono, yang juga anggota tim pemenangan Joko Widodo- Jusuf Kalla. Dia menyebut soal kondisi kejiwaan calon presiden dari partai Gerindra Probowo mengalami ganguan psikologis.
Atas tudingan tersebut, tim kemenangan Prabowo tidak menampik hal itu. Bahkan mantan Wakasad Suryo Prabowo, mengucapkan terima kasih kepada Hendropriyono.
Kami berterimakasih kepada pak Hendro, menuding Probowo gila. Saya sudah 40 tahun dampingi pak Prabowo dalam segala situasi. Bagaimana tidak gila, pak Prabowo yang berkali- kali telah mereka bunuh karakternya, tidak mati bahkan mampu bangkit lebih prima, kata dia, Rabu (4/6/2014).
Situasi Indonesia saat ini katanya, sudah cukup memprihatinkan. Pihak asing sangat kuat mengendalikan Indonesia. Kata dia Indonesia butuh pemimpin gila yang bisa melepaskan ketergantungan kita terhadap bangsa asing tersebut.
"Ketika seluruh kebutuhan sembilan bahan pokok kita diimpor dari luar negri dan kekayaan alam Indonesia dikuasai bangsa asing, Prabowo bertekad mengajak kita semua, bangsa Indonesia untuk bangkit dan mandiri mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan dihormati," jelas dia.
"Sayang sekali bila kegilaan Prabowo dalam mengabdikan dirinya ini ditakuti oleh para seniornya, dan tentunya sangat naif, bila tekad Prabowo sangat kuat untuk mewujudkan cita-citanya yang besar itu diartikan sebagai megalomania," imbuhnya.
Selain itu prabowo dengan sadis disampaikan didepan publik oleh Hendro menderita schozophrenia, psikopat dan dekat-dekat gila. Ini sudah sangat keji, saya justru meragukan dia sebagai Profesor. Saat menjadi Wakasad, saya liat langsung hasil kejiwaan Prabowo, sangat bagus. Tuduhan hasil kejiwaan Prabowo mendapat G4 (grade 4), yang disampaikan Hendro itu fitnah. Dilingkungan TNI AD penilaian dengan sistem "Grade" sudah lama tidak digunakan. Katanya didepan mantan prajurit Tamtama dan Bintara TNI AD pendukung Prabowo Hatta di Sprot Center Alam Sutra, Tangerang Selatan.
Dia juga mengajak masyarakat sendiri yang menilai sendiri kualitas kejiwaan Prabowo. Coba perhatikan, prilaku dan sambutan Prabowo di KPU saat pengambilan nomer urut capres atau saat pidato kampanye damai, di banding capres yang lainnya prilaku dan tutur katanya sangat menghormati siapa saja yang terlibat dalam pilpres 2014. Bahkan menghormati rivalnya. Katanya.
Sumber; pemilu.okezone.com/read/2014/06/568/994052/tim-prabowo-ucapkan-terima-kasih-ke-hendropriyono
Atas tudingan tersebut, tim kemenangan Prabowo tidak menampik hal itu. Bahkan mantan Wakasad Suryo Prabowo, mengucapkan terima kasih kepada Hendropriyono.
Kami berterimakasih kepada pak Hendro, menuding Probowo gila. Saya sudah 40 tahun dampingi pak Prabowo dalam segala situasi. Bagaimana tidak gila, pak Prabowo yang berkali- kali telah mereka bunuh karakternya, tidak mati bahkan mampu bangkit lebih prima, kata dia, Rabu (4/6/2014).
Situasi Indonesia saat ini katanya, sudah cukup memprihatinkan. Pihak asing sangat kuat mengendalikan Indonesia. Kata dia Indonesia butuh pemimpin gila yang bisa melepaskan ketergantungan kita terhadap bangsa asing tersebut.
"Ketika seluruh kebutuhan sembilan bahan pokok kita diimpor dari luar negri dan kekayaan alam Indonesia dikuasai bangsa asing, Prabowo bertekad mengajak kita semua, bangsa Indonesia untuk bangkit dan mandiri mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan dihormati," jelas dia.
"Sayang sekali bila kegilaan Prabowo dalam mengabdikan dirinya ini ditakuti oleh para seniornya, dan tentunya sangat naif, bila tekad Prabowo sangat kuat untuk mewujudkan cita-citanya yang besar itu diartikan sebagai megalomania," imbuhnya.
Selain itu prabowo dengan sadis disampaikan didepan publik oleh Hendro menderita schozophrenia, psikopat dan dekat-dekat gila. Ini sudah sangat keji, saya justru meragukan dia sebagai Profesor. Saat menjadi Wakasad, saya liat langsung hasil kejiwaan Prabowo, sangat bagus. Tuduhan hasil kejiwaan Prabowo mendapat G4 (grade 4), yang disampaikan Hendro itu fitnah. Dilingkungan TNI AD penilaian dengan sistem "Grade" sudah lama tidak digunakan. Katanya didepan mantan prajurit Tamtama dan Bintara TNI AD pendukung Prabowo Hatta di Sprot Center Alam Sutra, Tangerang Selatan.
Dia juga mengajak masyarakat sendiri yang menilai sendiri kualitas kejiwaan Prabowo. Coba perhatikan, prilaku dan sambutan Prabowo di KPU saat pengambilan nomer urut capres atau saat pidato kampanye damai, di banding capres yang lainnya prilaku dan tutur katanya sangat menghormati siapa saja yang terlibat dalam pilpres 2014. Bahkan menghormati rivalnya. Katanya.
Sumber; pemilu.okezone.com/read/2014/06/568/994052/tim-prabowo-ucapkan-terima-kasih-ke-hendropriyono
Minggu, 01 Juni 2014
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)

.jpg)